REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Peneliti Utama Teknologi Lingkungan di Loka Penelitian Teknologi Bersih pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Neni Sintawardani, menilai, tindakan petugas sedot WC yang menyulut koran dalam kondisi terbakar ke dalam lubang septic tank sangat ceroboh dan fatal. Ia pun menduga hal itu dilakukan lantaran ketidaktahuannya bahwa terdapat gas metana, yang mudah terbakar, di dalam septic tank.

“Perusahaan jasa sedot WC seharusnya memberi tahu petugasnya untuk berhati-hati saat menyedot tinja. Seperti jangan merokok saat bekerja, apalagi melontarkan api ke dalam septic tank,” kata Neni ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (6/11).

Ledakan septic tank yang terjadi di wilayah Cakung, Jakarta Timur, telah merenggut satu nyawa petugas sedot WC. Ledakan terjadi lantaran petugas tersebut melempar api ke dalam septic tank.

Petugas melakukan evakuasi dan penyelamatan kepada warga yang terkena ledakan di Lebanon.

Petugas melakukan evakuasi dan penyelamatan kepada warga yang terkena ledakan di Lebanon.

Neni juga mengingatkan bahwa petugas sedot WC seharusnya mengecek saluran atau corong buangan gas septic tank sebelum melakukan penyedotan. Petugas harus memastikan bahwa gas keluar dari saluran itu. “Minimal dia tahu gas itu tersalurkan ke luar. Sehingga saat dia menyedot akan lebih aman karena ruang kosong yang terjadi di dalam septic tank akan diisi oleh udara biasa,” ujar Neni.

Adapun cara untuk memastikan gas keluar dari saluran buangan itu bisa dilakuan dengan dua cara. Pertama, bisa diketahui jika tercium bau gas H2S atau bau kentut. “Kedua, melakukan cara sederhana dengan menyalurkan gas itu ke botol berisi air. Nah, kalau timbul gelembung, itu berarti ada gasnya. Itu sederhana sekali, pelajaran tingkat SMA,” terang Neni.

Neni menambahkan, menyelut api ke dalam septic tank, tak hanya berbahaya, tapi juga menghilangkan fungsi septic tank itu sendiri. Sebab, api akan membakar habis mikrobiologi yang ada dalam septic tank. Padahal mikrobiologi itu berfungsi untuk mengurai tinja menjadi air dan gas.

“Kalau dihabiskan total, maka tidak jadi septic tank lagi, tapi akan jadi semacam kotak penampung tinja saja,” katanya.

Ledakan terjadi di rumah warga di Kapling O RT16/RW03 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (4/11). Ledakan septic tank itu merenggut nyawa petugas sedot WC setelah ia sendiri memasukkan api kedalam septic tank. Petugas berinisial S itu tewas seketika di lokasi kejadian. Wajahnya hangus terbakar usai terkena ledakan dan jatuh ke dalam septic tank.

 

Sumber : https://nasional.republika.co.id/

Categories: BeritaKesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Berita

Catat! Tanda-tanda Septic Tank Penuh, Harus Panggil Jasa Sedot WC

Jakarta – Septic tank merupakan tempat menampung dan mengolah limbah yang ada di rumah hingga perkantoran. Namun kadang karena lokasi dan sifatnya beberapa di antara kita mungkin jarang memperhatikan kondisi septic tank sampai akhirnya terjadi masalah. Satu hal Read more…

Berita

Manfaat Melakukan Sedot WC dari Jasa Sedot WC Bandung

Ada berbagai manfaat kalau Anda menggunakan jasa sedot WC Bandung secara berkala. Tentunya agar sumber air tetap bersih dan sehat. Nah, inilah beberapa manfaat melakukan sedot WC: Terhindar dari risiko WC mampet. Apabila terjadi sumbatan Read more…

Berita

Sedot WC Sebelum Mampet, 1 atau 2 Tahun Sekali!

KOMPAS.com – Gaya hidup sehat berawal dari rumah. Pengelolaan limbah rumah tangga yang baik adalah salah satunya. Tak perlu menunggu WC mampet, ada baiknya Anda menyedot septic tank secara rutin. Untuk lebih mengetahui tentang informasi Read more…